Pelantikan Dean, Deputy Dean, Deputy Director, Head of Department, dan Head of Program BINUS Higher Education untuk BINUS University dan SATU University, pada 12 Agustus 2026, bertempat di GOR BINUS @Alam Sutera, sebagai bagian dari peringatan 45 tahun BINUS berkarya.

(FDCHT)— BINUS Higher Education menyelenggarakan Pelantikan Dean, Deputy Dean, Head of Department, dan Head of Program Tahun 2026 untuk BINUS University dan SATU University di GOR BINUS @Alam Sutera, Rabu (12/8). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kepemimpinan dan keberlanjutan pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan BINUS Group, sejalan dengan perjalanan 45 tahun BINUS berkarya.

Salah satu pimpinan yang dilantik adalah Dr. Dea Prasetyawati, S.ST. Par., M.M., sebagai Dekan Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism (FDCHT) BINUS University untuk periode 2026–2030. Dr. Dea menggantikan Dr. Yanti dalam memimpin fakultas yang berfokus pada bidang komunikasi digital, perhotelan, dan pariwisata.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari kesinambungan pengembangan fakultas dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi dan perubahan industri. Kepemimpinan baru diharapkan membawa semangat baru, inovasi berkelanjutan, serta pencapaian yang semakin baik bagi kemajuan FDCHT dan BINUS University.

Pelantikan para pimpinan tersebut bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan juga wujud komitmen berkelanjutan BINUS dalam membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan berkualitas tinggi.

Ketua Yayasan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kepemimpinan

Ketua Yayasan BINA NUSANTARA, Ir. Bernard Gunawan Hadipoespito, dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas, kebijaksanaan, keberanian, dan kepedulian bagi para pimpinan yang menerima amanah baru. Ia juga menggarisbawahi pentingnya membangun tim yang kuat dan menumbuhkan generasi pemimpin berikutnya.

“ Pada seluruh pimpinan yang dilantik hari ini, jaga amanah ini dengan integritas, kebijksanaan dan keberanian dan kepedulian terhadao orang-orang yang Bapak dan Ibu pimpinan. Bangunlah tim yang kuat, tumbuhkan pemimpin pemimpin berikutnya, dan jadikan setiap karya kita sebagai bagian dari kontribusi BINA NUSANTARA bagi Indonesia,

Pesan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian organisasi, tetapi juga dengan tanggung jawab terhadap orang-orang yang dipimpin. Kemampuan membangun tim, mengembangkan potensi sumber daya manusia, dan mempersiapkan pemimpin berikutnya merupakan bagian penting dari keberlanjutan institusi.

Dalam konteks fakultas, amanah tersebut menjadi landasan bagi pimpinan untuk memperkuat kolaborasi, mengembangkan potensi sivitas akademika, dan mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang produktif serta inovatif.

Presiden BINUS Higher Education: 45 Tahun BINUS Harus Dilanjutkan dan Dikembangkan

Presiden BINUS Higher Education, Stephen Wahyudi Santoso, BSE, MSIST, dalam sambutannya mengingatkan para pimpinan yang dilantik bahwa perjalanan 45 tahun BINUS merupakan amanah yang harus dijaga sekaligus dikembangkan. Ia menekankan pentingnya mempertahankan capaian yang telah diraih, memperkuat aspek yang masih dapat dikembangkan, dan membuka ruang bagi gagasan baru.

“45 tahun BINUS dititipkan kepada rekan-rekan hari ini. Bukan hanya untuk dijaga, tetapi untuk dilanjutkan dan dikembangkan. Mulai besok ada tiga keputusan yang menanti rekan-rekan setiap hari. Apa yang sudah baik, mari kita lanjutkan. Apa yang masih dapat dikembangkan, terus kita perkuat. Dan ruang-ruang bagi gagasan baru, kita buka lebar,”.

Pesan tersebut menempatkan keberlanjutan dan inovasi sebagai bagian penting dari kepemimpinan BINUS. Para pimpinan diharapkan mampu menjaga fondasi yang telah dibangun sekaligus mengembangkan pendekatan baru yang relevan dengan perubahan kebutuhan pendidikan tinggi dan masyarakat.

Bagi pimpinan fakultas, prinsip tersebut dapat menjadi pijakan dalam melanjutkan program yang telah berjalan, memperkuat kualitas akademik, dan membuka peluang pengembangan baru yang mendukung visi institusi.

Kepemimpinan Baru FDCHT dan Tantangan Pendidikan Masa Depan

Sebagai Dekan FDCHT periode 2026–2030, Dr. Dea Prasetyawati, S.ST. Par., M.M. mengemban tanggung jawab dalam mengarahkan pengembangan fakultas dan mendukung pencapaian tujuan akademik BINUS University. Bidang komunikasi digital, perhotelan, dan pariwisata memiliki karakteristik yang terus berkembang seiring perubahan teknologi, transformasi digital, serta kebutuhan kompetensi profesional.

Perubahan tersebut menuntut institusi pendidikan tinggi untuk terus memperkuat relevansi kurikulum, kualitas pembelajaran, inovasi akademik, dan hubungan dengan dunia profesional. Kepemimpinan fakultas menjadi salah satu faktor penting dalam mengarahkan pengembangan tersebut secara terencana dan berkelanjutan.

Pergantian kepemimpinan dari Dr. Yanti kepada Dr. Dea juga menjadi bagian dari kesinambungan perjalanan FDCHT. Dengan semangat baru dan inovasi yang berkelanjutan, kepemimpinan Dr. Dea pada periode 2026–2030 diharapkan dapat mendukung kemajuan fakultas serta memperkuat kontribusinya terhadap BINUS University.

Melanjutkan Semangat 45 Tahun BINUS Berkarya

Pelantikan pimpinan BINUS Higher Education pada 12 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepemimpinan universitas, fakultas, departemen, dan program studi. Amanah yang diberikan kepada para pimpinan diharapkan diwujudkan melalui integritas, kolaborasi, pengembangan sumber daya manusia, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Sejalan dengan perjalanan 45 tahun BINUS berkarya, kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan capaian yang telah diraih sekaligus membuka peluang pengembangan yang lebih luas. Bagi FDCHT, periode kepemimpinan 2026–2030 menjadi kesempatan untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan mendorong kemajuan fakultas dalam bidang komunikasi digital, perhotelan, dan pariwisata di bawah kepemimpinan Dr. Dea Prasetyawati, S.ST. Par., M.M.

Melalui semangat Fostering and Empowering, BINUS terus menegaskan komitmennya untuk membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan berkualitas tinggi serta menghadirkan dampak positif yang semakin bermakna bagi Indonesia.**